Alhamdulillah KDB kembali bisa hadir pada kesempatan posting kali ini dengan topik tentang 60 Sahabat Nabi Muhammad SAW dimana mempunyai pengaruh sangat besar dalam penegakkan Islam dimuka bumi bersama Rasulullah SAW. Perbedaan karakter dari masing-masing sahabat bisa dijadikan motivasi bagi penerus dan kawan-kawan muslim Dunia yang ingin mencari tahu jika ada kesamaan karakter yaitu ada diantara manakah posisi karakter kita dari 60 Karakter Sahabat.
Adapun posting yang ingin KDB publikasikan disini mungkin akan sedikit berbeda seperti pada posting artikel di blog tetangga yang diambil dari Islam Dan Al Quran (edywitanto.wordpress.com). Harapannya agar lebih mempermudah teman-teman pembaca untuk membaca atau mungkin ingin download Artikel Menarik Tentang Sahabat Rasulullah ini dengan format PDF.
Karena KDB juga ingin baca jadi bersama kita ulas satu persatu. dan kebetulan KDB baru selesai baca 1 Karakter Sahabat dari total 60 jadi pembahasan pedana kali ini akan mengulas Sejarah Tentang Sahabat Rasulullah yang bernama MUS'AB BIN UMAIR. Sebelum KDB ceritakan Siapa itu Mus'ab bin Umair dan seperti apa karakter beliau baiknya list Sahabat dipublis dulu biar tidak cape bacanya dipublik pernama saja ya berikut adalah daftarnya.
Para Nabi itu manusia, begitupun para Sahabat bagaimana dengan kita? tentu jawabnya adalah sama. Oleh karenanya tidak ada yang mustahil jika kita ingin seperti mereka (Mencontoh/ mengikuti pola hidup-Nya) sebab apa? Manusia diciptakan sebagai Makhluk Terbaik Allah. Belajar adalah kunci, Keterbukaan adalah pintu masuknya. Salah satu upaya bisa dengan mengetahui Sejarah Islam, mau menasehati dan mau dinasehati agar menjadi pribadi-pribadi sholeh/ sholehah. Insya Allah
- Mush’ab bin Umair (Duta Islam pertama & bapak Tauhid)
- Salman Al-Farisi (Pencari Kebenaran)
- Abu Dzar Al-Ghifari (Tokoh Gerakan Hidup)
- Bilal bin Rabah (Muadzin Rasullulah & Lambang Persamaan Derajat Manusia)
- Abdullah bin Umar (Tekun Beribadah dan Mendekatkan Diri Kepada Allah)
- Sa’ad bin Abi Waqqash (Singa Yang Menyembunyikan Kukunya)
- Shuhaib bin Sinan (Abu Yahya Pedagang Yang Selalu Mendapat Laba)
- Mu’adz bin Jabal (Cendekiawan muslim yang paling tahu mana yang halal dan mana yang haram)
- Miqdad bin 'Amr (Pelopor barisan berkuda dan ahli filsafat)
- Said bin 'Amir (Pemilik kebesaran di balik kesederhanaan)
- Hamzah bin Abdul Mutthalib (Singa allah dan panglima syuhada)
- Abdullah bin Mas'ud (Yang pertama kali mengumandangkan al-quran dengan suara merdu)
- Hudzaifah Ibnul Yaman (Seteru kemunafikan, kawan keterbukaan)
- Ammar bin Yasir (Seorang Tokoh Penghuni Surga)
- Ubadah bin Shamit (Tokoh Yang Gigih Menentang Penyelewengan)
- Khabbab bin Arats (Guru Besar Dalam Berqurban)
- Abu 'Ubaidah Ibnul Jarrah (Orang Kepercayaan Umat)
- Utsman bin Mazh'un (Yang pernah mengabaikan kesenangan hidup duniawi)
- Zaid bin Haritsah (Tak ada orang yang lebih dicintainya daripada rasulullah)
- Jafar bin Abi Thalib (Jasmani - maupun perangainya mirip rasulullah)
- Abdullah ibnu Rawahah (Yang bersemboyan wahai diri jika kau tidak gugur di medan juang kau tetap akan mati walau di atas ranjang)
- Khalid ibnul Walid (Pedang Allah yang selalu waspada)
- Qeis bin Sa'ad bin 'Ubadah (Ahli tipu muslihat dari arab)
- Umeir bin Wahab (Jagoan Quraisy yang terbaik)
- Abu Darda (Ahli hikmat dan budiman)
- Zaid ibnul Khatthab (Rajawali pertempuran yamamah)
- Thalhah bin Ubaidillah (Pahlawan perang uhud)
- Zubair bin Awwam (Pembela Rasullulah)
- Khubaib bin 'Adi (Pahlawan Syahid di kayu salib)
- Umeir bin Sa'ad (Tokoh yang tiada duanya)
- Zaid bin Tsabit (Penghimpun/ Penulis kitab suci Al-qur'an)
- Khalid bin Sa'id bin 'Ash (Pasukan berani mati angkatan pertama)
- Abu Ayyub Al-Anshari (Pejuang diwaktu senang atau susah)
- Abbas bin Abdul Muthalib (Pengurus air minum mekkah dan medinah)
- Abu Hurairah (Otaknya bagai gudang di zaman turunnya wahyu)
- Al-Barra bin Malik ("Allah dan Surga")
- Utbah bin Ghazwan (Lusa tidak ada pejabat mirip saya)
- Tsabit bin Qeis (Juru bicara Rasullulah)
- Usaid bin Hudhair (Pahlawan hari Saqifah)
- Abdurrahman bin Auf (Harta selalu datang)
- Abu Jabir Abdullah bin Amr bin Haram (Seseorang yang di naungi malaikat)
- Amr ibnul Jamuh (Dengan pincangku, ku rebut surga)
- Habib bin Zaid (Lambang cintah kasih dan pengorbanan)
- Ubai bin Ka'ab (Selamat iilmu yang engkau capai)
- Sa'ad bin Mu'adz (Kebahagiaan bagimu wahai, abu umar)
- Sa'ad bin Ubadah (Pembawa bendera Anshar)
- Usamah bin Zaid (Kesayangan, putra dari kesayangan)
- Abdurrahman bin Abi Bakar (Pahlawan sampai akhir hayat)
- Abdullah bin 'Amr bin 'Ash (Tekun beribadat dan bertubat)
- Abu Sufyan bin Harits (Habis gelap terbitlah terang)
- Imran bin Hushain (Menyerupai malaikat)
- Salamah bin Al Akwa (Pahlawan pasukan jalan kaki)
- Abdullah bin Zubair (Tokoh pengejar mati shahid)
- Abdullah bin Abbas (Kyai umat kini)
- Abbad bin Bisyir (Disertai cahaya Allah)
- Suheil bin 'Amar (Kumpulan orang terbebas,kumpulan pahlawan)
- Abu Musa Al Asy'ari (Ikhlas, setelah itu yang terjadi terjadilah)
- Thufeil bin 'Amr Ad Dausi (Suatu fitra yang cerdas)
- 'Amr bin 'Ash (Pembebas mesir dari paasukan romawi)
- Salim Maula Abu Hudzaifah (Sebaik baik pemikul Al-qur'an)
Para Nabi itu manusia, begitupun para Sahabat bagaimana dengan kita? tentu jawabnya adalah sama. Oleh karenanya tidak ada yang mustahil jika kita ingin seperti mereka (Mencontoh/ mengikuti pola hidup-Nya) sebab apa? Manusia diciptakan sebagai Makhluk Terbaik Allah. Belajar adalah kunci, Keterbukaan adalah pintu masuknya. Salah satu upaya bisa dengan mengetahui Sejarah Islam, mau menasehati dan mau dinasehati agar menjadi pribadi-pribadi sholeh/ sholehah. Insya Allah